Home » , , , , » Ustadz Bachtiar Nasir Ajak Mahasiswa STIBA "Sadar Media"

Ustadz Bachtiar Nasir Ajak Mahasiswa STIBA "Sadar Media"

Written By Admin on Kamis, 04 September 2014 | 20.46



Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Pusat, Ustadz Bachtiar Nasir mengajak para mahasiswa calon da’i untuk mulai “sadar media” dalam menyampaikan dakwahnya. Mengingat masyarakat Indonesia yang menjadi obyek dakwah Islam, kini sudah terlanjur mengenal dunia informasi modern yang sudah sedemikian canggihnya.

“Jika kita tidak mampu tampil secara representatif di berbagai media komunikasi yang canggih itu, maka dakwah Islam kita bisa ditinggalkan oleh umat kita sendiri,” tegasnya saat memberi materi Kuliah Umum Perdana Semester Ganjil di Kampus STIBA Wahdah Islamiyah, Makassar, pada Senin (1/9/’14.

Ust. Bachtiar memberi contoh pada pengalaman seorang syeikh dari Arab Saudi yang suatu saat tampil dalam sebuah tabligh akbar di Masjid Istiqlal. Menurut Syeikh tersebut ketika tampil menyampaikan tausiyah, tutur Pimpinan AQL Islamic Center ini, yang menjadi konsentrasi perhatiannya adalah dimana letak kamera televisi.

Karena audiens yang menyaksikan dia melalui kamera televisi itu jauh lebih besar jumlahnya di banding jamaah yang hadir langsung di lokasi. Sehingga Syeikh tersebut selalu sadar untuk menatap kamera, agar terbangun interaksi antara dia dengan masyarakat luas yang mengikuti dakwahnya.

Sehingga, lanjut Ust. Bachtiar yang akrab disapa Abi Bachtiar dalam program Hafizh Qur’an Trans7, jika selama ini ia tampil di sejumlah media televisi mainstream, ia juga harus bisa menerima masukan dari tim kreatif televisi yang bekerjasama dengannya. Sejauh materi dari ilmu-ilmu keislaman yang akan disampaikannya tidak melenceng dari ketentuan aqidah dan syariat.
“Konten harus baik dan benar, konsep kreatif serta penampilan kita juga harus bisa dinikmati masyarakat luas,” tandasnya.

Lebih jauh dalam kuliah umumnya, Ust. Bachtiar memaparkan tentang peta akhir zaman yang bersumber pada Al Qur’an dan Hadist, dalam membaca peta politik internasional saat ini. Termasuk tentang isu ISIS (Islamic State of Iraq & Syam) yang keberadaannya di Suriah sempat dihebohkan di Indonesia.

Ust. Bachtiar Nasir berpesan, agar para calon da’i dan ulama yang akan lahir dari STIBA, untuk tidak terpancing pada isu-isu yang disebarkan oleh musuh-musuh Islam. “Kita harus bijak menilai informasi yang kita terima lewat media sosial yang ada,” katanya.

Karenanya, lanjut Ust. Bachtiar, umat Islam harus berpegang pada pendapat ulama yang ada, ketika menerima atau mendapat informasi yang tergolong sensitif. “Jangan bertindak sendiri dan terburu-buru bereaksi, agar umat tidak dimanfaatkan oleh musuh-musuh Islam yang ingin menghancurkan citra Islam,” tandasnya lagi.

(Abu Lanang)

Sumber : aqlislamiccenter.com
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar



 
Departemen Infokom Wahdah Islamiyah Sidrap
Jln. Musang No. 2 Pangkajene. Sidrap-SulSel
Telp. 0421-7010666
Copyright © 2013. Wahdah Islamiyah Sidrap - All Rights Reserved

Admin : @mukm_in