Home » , , , , , , , » Deklarasi ''Gema Sunni'' di Acara Bedah Buku 'Penyimpangan Syi'ah' di Makassar

Deklarasi ''Gema Sunni'' di Acara Bedah Buku 'Penyimpangan Syi'ah' di Makassar

Written By Admin on Rabu, 26 Februari 2014 | 07.14



wahdahsidrap.com - Makassar. Berkumpulnya ribuan Umat Muslim Ahlussunnah di acara Bedah Buku Nasional (BBN) “Panduan MUI, Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia” pada hari Sabtu, (22/02/ 2014) lalu dimanfaatkan tokoh dan ulama Makassar untuk mengajak ummat membentengi aqidah ummat dari aliran-aliran sesat terutama Syi’ah Rafidhoh.


Di penghujung acara Bedah Buku Nasional yang bertempat di masjid Kampus Unhas Makassar, ketua Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) , KH. Said Abdul Shomad, Lc Mendeklarasikan dan mencanangkan Gema Sunni yaitu Gerakan Makassar Sunni.

“Dengan nama Allah ‘azza wa jalla kami masyarakat muslim Makassar, yang hadir dalam forum ini menyatakan sebagai komunitas pecinta sunnah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, pecinta semua sahabat generasi pertama dari Muhajirin dan Anshor, siap mengikuti Manhaj Ahlu Sunnah Wal Jama’ah dalam memenangkan Islam sebagaimana yang Allah perintahkan dan yang Rasulullah wasiatkan. Siap menghidupkan dan membela sunnah Nabi dalam kehidupan kami. Semoga Allah mengumpulkan kami dengan Nabi Muhammad shallaallaahu ‘alaihi wa sallam, keluarga beliau dan seluruh sahabat beliau dengan kecintaan kami kepada mereka. Maka dengan ini kami mendeklarasikan dan mencanangkan Gema Sunni yaitu Gerakan Makassar Sunni.

Delarasi tersebut diikuti dengan pembacaan 5 pernyataan sikap.
  1. Kami akan memperjuangkan dengan sungguh-sungguh gerakan ini sebagai jihad fi sabilillah.
  2. Kami siap menghidupkan dan membela sunnah Nabi di tengah-tengah masyarakat.
  3. Kami akan memperjuangkan gerakan ini dengan cara yang makruf, bijaksana dan nasehat yang baik tanpa kekerasan.
  4. Kami akan memperjuangkan gerakan ini ke seluruh masyarakat Islam seluas-luasnya dan menyampaikan kepada aparat pemerintah, keamanan, kejaksaan, ormas-ormas Islam serta instansi lainnya untuk ikut aktif dalam gerakan ini.
  5. kami akan berusaha sekuat tenaga mencegah penyebaran aliran sesat berdasarkan fatwa MUI, terutama Syi'ah yang sudah terbukti membahayakan aqidah, merusak moral dan akhlak dengan nikah mut'ah dan akan mengancam keutuhan NKRI ke depan dengan koktrin imamahnya.
“Demikian pernyataan tekad kami,s emoga Allah memberkahi dan memudahkan,”kalimat penutup deklarasi tersebut.

Dalam rilis yang dikirim kepada kami, deklarasi Gema Sunni ini diketahui dan dihadiri tokoh-tokoh ormas Islam di Makassar, Diketahui dan dihadiri: TOKOH NU, MUHAMMADIYAH, WAHDAH ISLAMIYAH, FPI, JAMA’AH TABLIGH, HIDAYATULLAH, DARUL ISTIQOMAH, SALAFI, LPPI MAKASSAR, LIDMI INDONESIA, FSI RI UNM, LPKSM UNISMUH MAKASSAR, AHSABUL KAHFI UMI, AL MISBAH UIT, UKM LDK MPM UNHAS, LDK MPM UIN, BEM STIBA MAKASSAR, KAMUPI POLTEK, KOMINFO STIMIK DIPANEGARA DAN LAIN-LAIN.
Ribuan Orang Hadiri Bedah Buku 'Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah' di Makassar - See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/02/25/29243/ribuan-orang-hadiri-bedah-buku-mengenal-dan-mewaspadai-penyimpangan-syiah-di-makassar/#sthash.nYEYKzMm.dpuf


Ribuan Orang Hadiri Bedah Buku 'Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah' di Makassar 




Prihatin dengan penyebaran Syi’ah di Makasar, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) yang tergabung dalam Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (LIDMI) menyelenggarakan Bedah Buku Nasional (BBN) “Panduan MUI, Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia” pada hari Sabtu, (22/02/ 2014) lalu. Ribuan orang memadati Masjid Kampus Unhas Makassar, tempat acara berlangsung.
“Lebih dari 1200 peserta laki-laki memenuhi lantai 2 dan 800-an muslimah memenuhi lantai 1. Sebagian peserta yang lain juga sampai naik ke lantai 3,” laporan kontributor Makassar.

Tujuan utama BBN ini, menurut anggota LIDMI Risaluddin, untuk menyadarkan masyarakat muslim Makassar akan bahaya Syi’ah yang semakin menyebar.

“Tujuan kegiatan ini, selain untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya syiah, juga untuk membantu MUI dalam mensosialisasikan buku Panduan MUI yang diterbitkan sejak September 2013 lalu,” tulis Risaluddin dalam rilis yang dikirim ke redaksi.

Menurut Risal, hal ini sebagai respon atas massifnya dakwah agama Syi’ah yang dijalankan para pengikut Syi’ah di Makasar.

Dalam acara yang sanngat meriah tersebut, hadir Ust. Fahmi Salim, MA selaku perwakilan MUI Pusat memberikan sambutan dan membuka acara ini secara resmi.
Selain memberikan sambutan, Ustadz Fahmi juga didaulat menjadi pembicara pertama untuk mengulas Sejarah Syiah dan Respon MUI tentang Faham Syi’ah.

Ust. DR. H. Yusri Muh. Arsyad, MA, yang juga sebagai anggota Fatwa MUI, Makassar dan SUL-SEL menjadi pembicara kedua dengan tugas menjelaskan penyimpangan ajaran Syi’ah.
Semantara Ust. Rahmat Abd. Rahman, Lc.,MA, Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar, selaku pembicara ketiga membawakan materi “gerakan Syiah di Indonesia dan Penyebarannya”.[PurWD/voa-islam.com]
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar



 
Departemen Infokom Wahdah Islamiyah Sidrap
Jln. Musang No. 2 Pangkajene. Sidrap-SulSel
Telp. 0421-7010666
Copyright © 2013. Wahdah Islamiyah Sidrap - All Rights Reserved

Admin : @mukm_in